InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.411/kg pada Jumat (9/1/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 109/kg atau naik sekitar 0,76% dibandingkan harga CPO pada Kamis (8/12/2025) yang mencapai Rp. 14.302/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 14.411/Kg. Harga FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 14.211/Kg. Harga Loco Sei Tapung ditetapkan Rp. 14.172/Kg.
Sementara, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia melemah pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2026), akibat aksi ambil untung (profit taking), meski secara mingguan masih membukukan penguatan. Sentimen positif datang dari menguatnya harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago, serta rencana Indonesia untuk menaikkan pungutan ekspor minyak sawit.
BACA JUGA: Harga Sawit Malaysia Naik Mingguan, Ditopang Minyak Nabati Global dan Rencana Pajak Ekspor RI
Menurut Reuters, sebagaimana dipublikasikan secara daring oleh InfoSAWIT, harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman Maret 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 5 per ton atau turun 0,12% menjadi RM 4.038 ringgit per ton pada penutupan perdagangan. Kendati demikian, harga kontrak tersebut masih mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1,18%.
Di pasar minyak nabati global, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian Commodity Exchange tercatat naik 0,33%, sementara harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama menguat 0,6%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga mengalami kenaikan sebesar 0,51%.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (9/1/2026):
BACA JUGA: Menkeu Bongkar Manipulasi Ekspor Sawit: 10 Perusahaan Terindikasi Under Invoicing hingga 50%
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.411-EUP
FOB Talang Duku Rp. 14.211AGM
Loco Sei Tapung Rp. 14.172-AGM
(T2)
