InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 14.800/kg pada Jumat (23/1/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 25/kg atau naik sekitar 0,17% dibandingkan harga CPO pada Kamis (22/1/2026) yang mencapai Rp. 14.825Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 14.800/Kg. Harga CPO Franco Ngabang, Kalbar ditetapkan Rp. 14.450/Kg.
Sementara, dilansir Reuters, harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia melemah pada Jumat (23/1/2026), seiring aksi ambil untung (profit-taking) dan penguatan nilai tukar ringgit. Meski terkoreksi, pasar CPO masih berada di jalur penguatan untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga secara beruntun.
BACA JUGA: NSSS Tambah Dua Komisaris Baru, Salah Satunya Jenderal Purnawirawan
Harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM30 per ton atau turun 0,71% menjadi RM4.167 ringgit per ton pada jeda perdagangan siang. Dengan posisi tersebut, Harga kontrak tercatat masih menguat sekitar 2,6% sepanjang pekan ini.
Sementara itu, pergerakan harga minyak nabati lain cenderung terbatas. Harga kontrak soyoil paling aktif di Dalian tercatat naik tipis 0,07%, sedangkan harga kontrak minyak sawitnya turun 0,04%. Di sisi lain, harga soyoil di Chicago Board of Trade (CBOT) melemah 0,07%.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (23/1/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.800-KJA, PAA
Franco Ngabang, Kalbar Rp. 14.450-EUP
PK_____
Loko PKS T.Lebar Rp. 11.652 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 10.980-SAP
(T2)
