Kementan Perkuat Dukungan PSR dan Sarpras Sawit 2026, Sasar 125 Satker di 21 Provinsi

oleh -5.645 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi peremajaan sawit rakyat.

Pekebun Rakyat Kuasai 41% Lahan Sawit Nasional

Roni menambahkan, luas perkebunan kelapa sawit nasional saat ini mencapai lebih dari 16,83 juta hektare, dengan sekitar 41% di antaranya dikelola oleh pekebun rakyat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa masa depan industri sawit Indonesia sangat bergantung pada peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Namun demikian, upaya peningkatan produktivitas masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain rendahnya minat pekebun untuk mengikuti program, kendala administrasi seperti legalitas lahan dan kebutuhan foto udara, serta penguatan kelembagaan pekebun yang masih perlu ditingkatkan.

BACA JUGA: Mohammad Abdul Ghani Pimpin Agrinas Palma Nusantara, Berikut Susunan Lengkap Direksi Baru

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi pekebun, serta para petani sebagai pelaku utama di lapangan,” kata Roni.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kelapa sawit memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, baik dari sisi devisa ekspor maupun penyerapan tenaga kerja.

“Kelapa sawit adalah komoditas strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Karena itu, kami terus memperkuat dukungan kepada pekebun melalui berbagai program yang mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha perkebunan,” ujar Amran.

BACA JUGA: GAPKI: Produksi Sawit 2025 Naik 7,2%, Industri Hadapi Tantangan Tata Kelola dan Tekanan Global

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin kuat dalam mempercepat pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun rakyat. (T2)

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com