InfoSAWIT, JAKARTA – Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan Apical melalui unit bisnisnya, PT Asianagro Agungjaya, yang menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM sektor kuliner di Jakarta Utara.
Kegiatan bertajuk Peningkatan Kewirausahaan ini diselenggarakan pada 8 April 2026 di Aula Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara. Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan efisiensi produksi melalui pemilihan bahan baku yang tepat dan bernilai ekonomis.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung pembuatan produk makanan olahan goreng, seperti cireng crispy dan fried chicken.
BACA JUGA: Jejak Kartini di Perkebunan Sawit, Perempuan pun Jadi Pusat Perubahan
Peserta diajak membandingkan penggunaan berbagai bahan baku, termasuk minyak goreng Camar dan minyak padat Frybest dari Apical. Melalui pendekatan ini, pelaku UMKM dapat memahami secara langsung bagaimana efisiensi bahan berpengaruh terhadap biaya produksi dan kualitas hasil akhir.
Selain teknik memasak, peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga konsistensi produk serta strategi meningkatkan nilai jual di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Manager CSR Apical Indonesia, Sugiantoro, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas UMKM.
BACA JUGA: Hari Bumi 2026: Forum Internasional Kupas Mitos “Sawit Merusak Lingkungan” dan Fakta Ilmiahnya
“Apical berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya UMKM. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga kualitas produk, sehingga lebih siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (22/4/2026).
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara, Noviar Dinaryanti, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Apical telah berlangsung sejak 2020 dan terus menunjukkan dampak positif.
“Apical secara konsisten mendukung berbagai program pengembangan kapasitas masyarakat yang kami selenggarakan sejak tahun 2020. Kolaborasi ini menjadi bukti sinergi berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing UMKM di Jakarta Utara,” jelasnya.
BACA JUGA: Koperasi BMJ Simalungun Perkuat Kelembagaan, Tingkatkan Kapasitas Petani Sawit Swadaya
Salah satu peserta, Rahma, mengaku mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan tersebut. Ia kini lebih memahami cara memilih bahan baku yang efisien tanpa mengorbankan kualitas produk.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham bagaimana menghemat biaya produksi dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Apical bersama pemerintah daerah berharap dapat terus mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Pelatihan semacam ini juga dinilai penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di tingkat lokal, khususnya di sektor kuliner yang memiliki potensi besar untuk berkembang. (T2)
