Mewakili penerima beasiswa, Dani Iqbal menyampaikan rasa terima kasih kepada BPDP dan INSTIPER atas kesempatan pendidikan yang membuka peluang baru bagi anak petani maupun keluarga pekerja sawit.
“Kami berjanji akan berkontribusi untuk mengaplikasikan ilmu yang kami pelajari untuk mengembangkan industri kelapa sawit Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Gilberto menilai pengalaman kuliah di INSTIPER tidak hanya membentuk kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat keterampilan melalui berbagai program pengembangan seperti Drone Academy, English Academy, AI Academy, hingga IoT Academy.
BACA JUGA: ASPEKPIR Dorong Peremajaan dan Penguatan Kelembagaan untuk Tingkatkan Produktivitas Sawit Anggota
Selain unggul secara akademik, sejumlah mahasiswa penerima beasiswa juga mencatatkan prestasi nasional, salah satunya Tegar Arief Kurniawan yang berhasil meraih berbagai penghargaan karya ilmiah dan inovasi di tingkat perguruan tinggi maupun industri.
Keberhasilan angkatan pertama Beasiswa SDM PKS INSTIPER menjadi gambaran bahwa investasi pada pendidikan dan regenerasi SDM sawit mulai menghasilkan tenaga muda yang siap menopang masa depan industri kelapa sawit nasional. (T2)
