BRIN: Karbon Aktif dari Cangkang Sawit Miliki Prospek Cerah, Layak Dikembangkan di Pasar Domestik

oleh -534 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Cangkang Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Cangkang kelapa sawit dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku industri karbon aktif di Indonesia. Selain memanfaatkan limbah biomassa yang melimpah, produk karbon aktif berbasis cangkang sawit juga dinilai memiliki prospek finansial yang kompetitif di tengah meningkatnya kebutuhan pasar domestik.

Hal tersebut mengemuka dalam webinar Diseminasi Seri ke-9 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rabu, yang membahas kelayakan finansial industri karbon aktif berbahan baku batu bara dan cangkang kelapa sawit.

Dalam paparannya, Wawan Irawan dari CV. Pehakarsa Multitek Engineering menjelaskan bahwa kajian dilakukan dengan membandingkan pabrik karbon aktif berbasis batu bara dan cangkang kelapa sawit yang masing-masing memiliki kapasitas pengolahan bahan baku mencapai 25 ribu ton per tahun.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Jumat (26/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Menurutnya, analisis difokuskan pada perbandingan kebutuhan investasi awal (capital expenditure/CAPEX), biaya operasional (operational expenditure/OPEX), hingga potensi keuntungan dari dua komoditas yang menjadi andalan Indonesia tersebut.

Wawan menjelaskan, meskipun kapasitas bahan baku yang digunakan sama, volume karbon aktif yang dihasilkan akan berbeda karena karakteristik fisik dan kimia masing-masing material.

Batu bara berperingkat rendah hingga menengah memiliki keunggulan berupa pasokan yang relatif stabil sepanjang tahun serta kandungan karbon tetap (fixed carbon) yang tinggi. Di sisi lain, cangkang kelapa sawit menawarkan nilai tambah sebagai biomassa terbarukan dengan struktur pori alami yang mendukung kualitas karbon aktif, meski harga bahan bakunya cenderung mengikuti dinamika pasar di tingkat daerah.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 26 Juni – 2 Juli 2026 Masih Cederung Stagnan

Dilansir InfoSAWIT dari laman resmi BRIN, Senin (29/6/2026), dari sisi investasi, pabrik berbasis batu bara membutuhkan fasilitas tambahan seperti reaktor pembakaran, unit preparasi bahan baku, sistem penanganan material, hingga pengendalian emisi sulfur. Sebaliknya, industri yang memanfaatkan cangkang sawit memerlukan area penyimpanan yang lebih luas karena karakteristik biomassa memiliki densitas yang lebih rendah.

Sementara pada aspek operasional, efisiensi konsumsi energi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi biaya produksi. Proses karbonisasi batu bara dinilai lebih hemat energi karena dapat memanfaatkan kandungan zat terbang sebagai sumber bahan bakar internal, sedangkan proses aktivasi cangkang sawit membutuhkan pasokan energi yang lebih besar.

Meski demikian, Wawan menegaskan bahwa faktor penentu keberhasilan investasi tidak semata ditentukan oleh harga bahan baku.

BACA JUGA: FORTASBI Angkat Peran Petani Sawit dalam Pengurangan Emisi dan Perlindungan Hutan

“Pada kapasitas industri sebesar 25 ribu ton bahan baku per tahun, keberhasilan mencapai titik impas lebih dipengaruhi oleh konsistensi nilai kalor selama proses produksi serta tingkat rendemen karbon aktif yang mampu memenuhi spesifikasi pasar,” jelasnya.

Kajian tersebut juga mengevaluasi sejumlah indikator finansial, seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period, sebagai dasar pertimbangan bagi calon investor.

Berdasarkan hasil analisis, baik karbon aktif berbasis batu bara maupun cangkang kelapa sawit sama-sama menunjukkan prospek investasi yang menjanjikan di pasar dalam negeri. Produk lokal dinilai memiliki daya saing karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus menekan biaya logistik.

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com