Keempat, mereka meminta BPDP melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan sistem integrasi data seleksi Beasiswa SDM Sawit.
Para alumni juga menekankan bahwa para calon penerima berasal dari keluarga yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit.
“Para calon penerima beasiswa ini merupakan anak-anak petani, buruh, dan keluarga besar insan perkelapasawitan Indonesia yang menggantungkan masa depan serta cita-citanya pada program beasiswa ini,” tulis mereka.
BACA JUGA: Impor Minyak Sawit India Agustus 2026 Naik 7 Persen, Tembus Level Tertinggi Enam Bulan
Hingga berita ini disusun, InfoSAWIT belum memperoleh penjelasan resmi dari BPDP mengenai jumlah pasti calon penerima yang terdampak maupun tanggapan atas tuntutan yang disampaikan dalam surat terbuka tersebut. Karena itu, informasi mengenai sekitar 200 calon penerima yang batal masih merupakan keterangan yang bersumber dari surat terbuka tersebut, bukan angka yang telah dikonfirmasi BPDP.
Surat terbuka itu turut ditembuskan kepada Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kepala LLDIKTI, dan Ketua Komisi IV DPR RI. (T1)
