Isran Noor Dorong Daerah Penghasil Sawit Mesti Kompak

oleh -2.276 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, PALANGKARAYA – Sebanyak 22 provinsi di Indonesia merupakan daerah penghasil kelapa sawit dan turunannya, Serrta mampu memberikan devisa bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia sekitar Rp500 triliun setiap tahun.

“Ini harus kompak. Daerah-daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia ini harus kompak kalau mau menuntut dana bagi hasilnya,” kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat Talkshow The 5th Borneo Forum di Ballroom Kahayan Swiss Belhotel Danum Palangka Raya, Kalimantan Tengah, akhir Agustus lalu.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan lanjut Gubernur Isran Noor, memungut ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak mentah sawit mencapai 250 hingga 500 Dollar Amerika per ton.

BACA JUGA: Astra Agro dan Pertamina Sepakat Kerja Sama Proyek Penurunan Emisi

Atas kebijakan pemerintah pusat ini menurut dia, pemerintah daerah khususnya daerah penghasil tidak bisa berbuat apa-apa, padahal daerahnya menghasilkan devisa besar bagi negara.

“Selayaknya, pemerintah pusat berpikir secara adil terhadap daerah penghasil, terserah apakah itu DBH namanya, atau apalah. Yang penting, daerah penghasil ini rakyatnya merasakan apa yang dihasilkan daerahnya, termasuk sawit,” ungkapnya dikutip InfoSAWIT dalam laman resmi Disbun Kaltim.

Karenanya, orang nomor satu Benua Etam ini pun mengusulkan daerah penghasil kelapa sawit kompak dan bersatu dengan bisa mengelola uang pungutan ekspor CPO untuk keuangan daerah.

“Ya, tidak perlu lah 250 dollar, apalagi sampai 500 dollar. Itu terlalu banyak. Cukup 100 dollar per ton. Itu kita tuntut ke pusat untuk daerah atau DBH kita,” sebutnya.

BACA JUGA: Ini dia 8 Emiten Perkebunan Sawit dengan Net Profit Margin Tertinggi

Mantan Bupati Kutai Timur ini pun menghitung total CPO yang mampu diproduksi Indonesia dan diekspor ke negara luar kisaran 20 juta ton. Dia pun berandai-andai jika ditotalkan 20 juta ton CPO dikali 100 dollar, maka akan ada uang sebesar 2 miliar dollar yang terkumpul.

“Apa yang tidak bisa dibangun dengan uang itu. Kalkulator sudah tidak bisa menghitung lagi,” candanya disambut tepuk tangan ratusan peserta The 5th Borneo Forum terdiri pengusaha dan pelaku usaha kelapa sawit di Kalimantan. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com