InfoSAWIT, JAKARTA – Harga jual saham emiten sawit pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu 7 Juni 2023 masih menghijau. Meningkatnya harga jual saham emiten sawit seiring dengan naiknya IHSG mencapai level 6.619,76.
Emiten sawit yang masih mengalami kondisi penurunan harga jual CPO, terus melakukan pembenahan dan konsolidasi internal, menghadapi iklim panas akibat fenomena penghangatan suhu yang disebabkan El Nino.
Informasi dari pakar pertanian menjelaskan adanya fenomena El Nino di Indonesia, akan berdampak musim kemarau yang kering. Kekeringan akibat fenomena cuaca tersebut bisa menyebabkan berbagai bencana, salah satunya kebakaran hutan.
BACA JUGA: Bappebti Disuruh Segera Bentuk Harga Acuan CPO, Juni 2023 Sudah Mesti Terbentuk
Kendati masih berbenah, namun perdagangan saham emiten sawit pada perdagangan saham Rabu 7 Juni 2023 masih menghijau, dipimpin emiten JAWA yang harga jual sahamnya naik sebesar 7,14 persen. Harga jual saham JAWA menjadi Rp. 75 per lembar saham.
Berikut pantauan InfoSAWIT terhadap perdagangan saham di BEI pada Rabu 7 Juni 2023 yang diinformasikan pada Top Sembilan (9) harga saham emiten sawit:
- Emiten JAWA atau PT. Jaya Agra Wattie Tbk., harga jual saham naik sebesar 7,14 persen. Harga jual saham JAWA menjadi Rp. 75 per lembar saham.
- Emiten JARR atau PT. Jhonlin Agro Raya Tbk., harga jual saham naik sebesar 6,80 persen. Harga jual saham menjadi Rp. 220 per lembar saham.
- Emiten PSGO atau PT. Palma Serasih Tbk., harga jual saham naik sebesar 2,33 persen. Harga jual saham PSGO menjadi Rp. 132 per lembar saham.
- Emiten SMAR atau PT. SMART Tbk., harga jual saham naik sebesar 2,27 persen. Harga jual saham SMAR menjadi Rp. 4.950 per lembar saham.
- Emiten TAPG atau PT. Triputra Agro Persada Tbk., harga jual saham naik 1,96 persen. Harga jual saham TAPG menjadi Rp. 520 per lembar saham.
- Emiten ANJT atau PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk., harga jual saham naik 0,73 persen. Harga jual saham ANJT menjadi Rp. 690 per lembar saham.
- Emiten SIMP atau PT. Salim Ivomas Pratama Tbk., harga jual saham naik sebesar 0,53 persen. Harga jual saham SIMP menjadi Rp. 380 per lembar saham.
- Emiten TLDN atau PT. Teladan Prima Agro Tbk., harga jual saham naik sebesar 0,44 persen. Harga jual saham TLDN menjadi Rp. 460 per lembar saham.
Kenaikan harga jual saham emiten sawit ini, selain menopang menghijaunya IHSG juga meningkatkan kepercayaan investor saham akan adanya peluang keuntungan bisnis sawit hingga dewasa ini.
Peluang keuntungan bisnis sawit, juga menjadi gambaran besar akan bisnis minyak sawit yang bisa terintegrasi dari hulu hingga hilir. Digambarkan InfoSAWIT pada kegiatan FGD Sawit Berkelanjutan yang berjalan pada hari Rabu 7 Juni 2023 di Jakarta.
FGD Sawit Berkelanjutan yang sukses terselenggara ini, menyorot berbagai upaya pelaku bisnis minyak sawit termasuk petani dalam menjalankan praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan. Upaya yang didukung Pemerintah Indonesia termasuk Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini, menjadi gambaran jelas akan keberlangsungan minyak sawit berkelanjutan di masa depan.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Murah, Masih Terkena Pajak Ekspor
Masih tertarik dengan informasi emiten sawit lainnya? Ikuti terus informasi terbaru dan terkini emiten sawit hanya di InfoSAWIT. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bacaan yang bermutu. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab penulis.
