InfoSAWIT, JAKARTA – Kenaikan IHSG hari ini, ditopang juga dari penguatan harga jual saham emiten sawit yang berhasil naik hingga 7,14 persen.
Kendati IHSG pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menghijau, namun IHSG level mengalami penekanan dari runtuhnya harga jual saham sektor bisnis perbankan dan tambang batu bara.
IHSG pada perdagangan Rabu pagi (7/6) dibuka pada level 6.620,07. Posisi pembukaan IHSG menguat, dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa 6 Juni 2023 yang berada pada level 6.618,92.
Kendati IHSG menghijau pada perdagangan Rabu 7 Juni 2023, namun nilai perdagangan saham hanya mencapai Rp. 10,27 Triliun. Dibandingkan nilai perdagangan saham sehari sebelumnya (6/6) yang mencapai Rp. 11,79 Triliun.
Frekuensi perdagangan saham di BEI, juga tercatat menurun dibanding Selasa (6/6) sebanyak 1,47 juta kali, pada perdagangan (7/6) hanya sebanyak 1,43 juta kali dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,06 miliar lembar saham.
Sebanyak 244 emiten harga jual sahamnya menurun dan sebanyak 211 emiten harga jual sahamnya tidak bergerak alias stagnan.
Harga jual saham sebanyak 288 emiten berhasil naik, termasuk harga jual saham emiten sawit sebanyak 9 (sembilan) emiten.
Emiten sawit yang berhasil menghijau pada perdagangan saham Rabu 7 Juni 2023, dipimpin saham emiten JAWA yang berhasil naik hingga 7,14 persen. Kenaikan harga jual saham ini, juga diikuti delapan emiten sawit lainnya.
Penasaran dengan harga jual saham emiten sawit apa saja yang berhasil naik? Ikuti terus informasi perdagangan saham emiten sawit, hanya di InfoSAWIT. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bacaan yang bermutu. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab penulis.
