InfoSAWIT, JAKARTA – Harga saham sawit pada perdagangan Jumat 23 Juni 2023 Naik 8,10 persen. Masih bertumbuhnya harga jual saham sawit, sebagai gambaran legitnya bisnis minyak sawit.
Kendati IHSG level mengalami penurunan kembali pada Jumat (23/6/2023), namun kelesuan investor saham, masih menjadikan saham sawit sebagai alternatif investasi. Tercatat pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 168 saham mengalami kenaikan harga jual saham.
Berdasarkan pantauan InfoSAWIT, sebanyak enam (6) saham sawit masih mengalami kenaikan harga jual. Berikut Top 6 (enam) harga jual saham sawit:
- Saham CBUT atau PT. Citra Borneo Utama Tbk., Naik 8,10 persen. Harga jual saham CBUT menjadi Rp. 2.270 per lembar saham.
- Saham UNSP atau PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk., Naik 1,92 persen. Harga jual saham UNSP menjadi Rp. 106 per lembar saham.
- Saham SSMS atau PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk., naik 1,90 persen. Harga jual saham SSMS menjadi Rp. 1.340 per lembar saham.
- Saham PNGO atau PT. Pinago Utama Tbk., naik 0,75 persen. Harga jual saham PNGO menjadi Rp. 1.335 per lembar saham.
- Saham ANJT atau PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk., naik 0,70 persen. Harga jual saham ANJT menjadi Rp. 720 per lembar saham.
- Saham NSSS atau PT. Nusantara Sawit Sejahtera Tbk., naik 0,51 persen. Harga jual saham NSSS menjadi Rp. 199 per lembar saham.
Masih naiknya sebagian harga jual saham sawit, menjadi sinyal positif akan bwrtumbuhnya bisnis minyak sawit di Tahun 2023 ini. Kendati masih mengalami tekanan dari turunnya permintaan pasar ekspor dan fluktuati harga jual minyak sawit mentah (CPO).
Ikuti terus informasi terbaru dan terkini emiten sawit hanya di InfoSAWIT. Jejaring berita Mitra Media Networks. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bagi pembaca. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab redaksi.
