InfoSAWIT PALANGKARAYA – Dalam kegiatan Sosialisasi Self-Reporting Tata Kelola Industri Kelapa Sawit melalui Aplikasi Sistem Informasi Perizinan Perkebunan (SIPERIBUN) dan Optimalisasi Penerimaan Negara di Provinsi Kalteng, Kamis (6/7/2023), Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah mengungkapkan bahwa, sektor pertanian saat ini masih menjadi andalan perekonomian nasional.
“Perekonomian nasional secara umum masih menunjukkan ketahanan dengan ditopang peningkatan permintaan domestik investasi yang terjaga, inflasi yang terus terjaga, serta berlanjutnya kinerja positif ekspor kita,” katanya dikutip InfoSAWIT dari laman resmi MMC Provinsi Kalteng, Jumat (7/7/2023).
Lebih lanjut ungkap Andi, kontribusi kelapa sawit terus ditopang dari luas areal tutupan kepala sawit nasional yang telah mencapai 16,83 juta hektar, dimana sekitar 58 persen atau seluas 8,9 juta hektar merupakan milik Perkebunan Besar Swasta (PBS) dan negara, dan sebanyak 42 persen atau 6,9 juta hektar merupakan perkebunan sawit rakyat.
BACA JUGA: Sosialisasi Siperibun, Sekda Provinsi Kalteng Sebut Kebun Sawit Butuh Aturan yang Tegas
Kata Andi, dengan demikian Indonesia merupakan produsen minyak kepala sawit terbesar di dunia pada Desember 2022, pangsa pasa minyak sawit Indonesia di dunia sekitar 59 persen atau sebanyak 45,5 juta ton dari 77,2 ton total produksi minyak sawit dunia.
Namun demikian tutur Andi, tata kelola industri kelapa sawit yang masih perlu diperbaiki. Sebab itu pemerintah berkomitmen penuh untuk memperbaiki tata kelola industri kelapa sawit Indonesia. “salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah melalui mekanisme pelaporan mandiri pelaku usaha perkebunan sawit secara online melalui aplikasi SIPERIBUN,” katanya.
BACA JUGA: CPOPC dan Solidaridad Galang Kerjasama Guna Praktik Sawit Berkelanjutan Petani
Menurut Andi, tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk membangun database perkebunan kelapa sawit dengan melakukan pendataan hingga pemetaan sawit rakyat, penataan perizinan perkebunan kelapa sawit, dan optimalisasi penerimaan negara dari sektor perkebunan kelapa sawit. (T2)
