Di usia senjanya, Derom tidak berhenti berkarya. Ia menulis 2 buku tentang kelapa sawit yaitu “Derom Bangun: Memoar Duta besar Sawit Indonesia” (2010) dan “Derom Bangun: Pemikiran Karya dan Pencapaian” (2023) serta satu buku tentang bahasa Karo yaitu “Pengantar ke Arah Bahasa Karo yang Baik dan Benar” (2022).
Nama Derom Bangun tidak bisa dipisahkan dari dunia sawit. Ia telah berbuat banyak untuk kemajuan industri sawit. Banyak pihak yang terlibat dengan kemajuan industri kelapa sawit, petani sawit semakin sejahtera, perusahaan perkebunan sawit semakin maju dan diharapkan memberikan dampak pada kesejahteraan karyawannya serta pemerintah mendapatkan devisa dan pajak yang besar dari perkembangan usaha sawit. Secara tidak langsung Derom Bangun telah memberikan dampak positif bagi hajat hidup orang banyak, terutama yang berkecimpung di bidang kelapa sawit.
Dengan demikan, sangat wajar jika pengusaha sawit, petani sawit, produsen minyak sawit, dan produsen oleo kimia yang mendapatkan manfaat besar dari kelapa sawit menyampaikan terima kasih kepada Derom Bangun atas kerja kerasnya menjaga citra kelapa sawit di dunia internasional. (Tamat)
Penulis: Maruli Pardamean/Penulis Buku Agribisnis dan Praktisi Kelapa Sawit
