InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam pertemuan koordinasi antara Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi beserta jajaran dengan Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mencuat isu soal sinergi pengawasan pelayanan publik di sektor pertanian dan pangan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jumat, (20/10/2023).
Diungkapkan Yeka, koordinasi antar instansi pemerintah, dinas, pemerintah daerah, badan/lembaga terkait, hingga sampai ke kelompok taninya guna menyelaraskan kepentingan dan terciptanya pertanian yang transparan.
Menurut pihak Ombudsman, ada beberapa yang menjadi catatan penting terkait Kelapa Sawit yaitu dalam pembinaan, pengawasan dan penyediaan data produksi sawit nasional yang akurat, transparan dan akuntabel. Selain itu tantangan capaian kinerja PSR dan program biodiesel juga menjadi isu yang harus segera direalisasikan sesuai target.
BACA JUGA: Harga CPO Tertekan Melemahnya Harga Minyak Nabati Lain
Sebab itu tutur Yeka, agenda ombudsman ini akan sinergikan, rencanakan dan fokus untuk memperbaiki aspek-aspek penting dalam pengembangan pembangunan pertanian demi meningkatkan pelayanan publik kepada petani maupun pekebun.
“Kita akan bahas bersama supaya kita bisa temukan solusi tepat guna untuk kebijakan perkebunan, hortikultura, pakan, unggas, alsintan,” katanya dikutip infoSAWIT dari laman resmi Kementerian Pertanian, Senin (23/10/2023).
BACA JUGA: Mengenal Biaya BOTL Dalam Perhitungan TBS Sawit Petani
Sementara Plt. Mentan, Arief Prasetyo Adi, mengapresiasi langkah koordinasi ini dengan Ombudsman. “Terimakasih untuk ombudsman sudah berkenan hadir untuk kita sama-sama koordinasi khususnya terkait pertanian. Intinya mari kita bersinergi, supaya bisa lebih optimal dalam melayani petani maupun pekebun dan publik kita. Transparansi itu penting, dan kita ini pelayan publik,” ujar Plt. Mentan, Arief Prasetyo. (T2)
