“Tentunya, setelah pendandatanganan ini akan ada integrasi sistem, HR, operasional, keuangan, dan sebagainya, yang kita usahakan bisa selesai dalam waktu enam bulan. Dan setelah itu kita harus kembali fokus ke tugas masing-masing,” ujar Tiko sapaan akrabnya, di Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Lebih lanjut Tiko menekankan, bahwa transformasi yang dilakukan oleh PTPN Group melibatkan aspek yang luas, termasuk transformasi dari sisi SDM. Dia berharap agar para pegawai, khususnya generasi milenial, dapat menjadi pemain yang handal dalam mengelola perusahaan sawit, tidak hanya dalam aspek on-farm, tetapi juga off-farm untuk melakukan downstream, value creation, dan mengembangkan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Transformasi ini diharapkan akan menjadikan PalmCo sebagai perusahaan sawit terdepan dengan dampak positif yang terasa tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga lingkungan dan sosial. (T2)
