Dalam konteks mendukung pendidikan, akan dilakukan kesepakatan untuk menyelenggarakan workshop guna menetapkan standar Mutu Bidang Keahlian Mahasiswa (MBKM) terkait integrasi kelapa sawit dan budidaya sapi. “Ini merupakan langkah penting untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan menyiapkan generasi muda terkait integrasi sawit sapi,” tandas Prof Nahrowi.
Dengan melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi pengembangan model bisnis yang berkelanjutan dan inovatif dalam industri sapi pedaging di Indonesia. (T2)
