Direktur Perlindungan Perkebunan, Ditjenbun Kementan RI, Hendratmojo Bagus Hudoro, secara resmi membuka pelatihan ini. Ia menekankan pentingnya peran kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia dan berharap para petani dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam aspek teknis budidaya dan pascapanen.
Setelah seragkaian acara pembukaan, dilakukan penyerahan nametag secara simbolis kepada tiga peserta, yaitu Bapak Hendrikus Resi, Bapak Tarwadi, dan Ibu Rumiyati. Para peserta menyatakan rasa bangga dan antusias mereka dalam mengikuti pelatihan ini, dengan harapan dapat mengaplikasikan pengetahuan baru yang didapatkan untuk meningkatkan produktivitas kebun mereka.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani kelapa sawit di Kabupaten Paser, baik dalam meningkatkan produktivitas kebun maupun kesejahteraan mereka. Dengan dukungan dari BPDPKS, Ditjenbun, dan PT CWE, para petani diharapkan dapat mengatasi tantangan yang ada dan berkontribusi pada perkembangan industri kelapa sawit yang lebih berkelanjutan. (T2)
