Harga Jagung Naik Tipis Tapi Masih Terendah dalam Empat Tahun, Harga CPO Melorot

oleh -8.903 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Crude Palm Oil (CPO).

Harga CPO Melandai

Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives berakhir lebih rendah pada Selasa setelah mencatat kenaikan selama empat hari berturut-turut. Penurunan ini disebabkan oleh aksi ambil untung, di tengah sentimen pasar yang tertekan oleh melemahnya harga kedelai dan minyak mentah.

Sathia Varqa, Analis Senior dari Fastmarkets Palm Oil Analytics, menyatakan bahwa aksi ambil untung terjadi meskipun pasar eksternal masih menunjukkan kekuatan. “Aksi ambil untung telah mengurangi momentum pembelian,” ujarnya.

Pedagang minyak sawit David Ng menambahkan bahwa penurunan harga kedelai dan minyak mentah turut membebani sentimen pasar, sehingga mempengaruhi harga CPO. “Kami melihat support pada RM3.850 per ton dan resistance pada RM4.000 per ton,” kata David Ng dilansir InfoSAWIT dari Bernama.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 1,1 Persen Pada Selasa (27/8), Kebijakan Pajak dan Biodiesel Jadi Alasan

Di sisi lain, Hap Seng Consolidated Bhd (HSCB), sebuah konglomerat terdiversifikasi dengan enam bisnis inti termasuk perkebunan, memperkirakan tekanan harga CPO akan berlanjut, terutama selama musim panen tinggi. Perusahaan juga mengungkapkan bahwa produsen minyak sawit saat ini masih menghadapi tantangan berupa tekanan inflasi dan biaya produksi yang tinggi.

Pada penutupan perdagangan hari ini, harga CPO untuk kontrak bulan September 2024 turun RM16 menjadi RM4.005 per ton. Kontrak Oktober 2024 mengalami penurunan RM8 menjadi RM3.958 per ton, sementara kontrak November 2024 turun RM1 menjadi RM3.923 per ton. Kontrak Desember 2024 turun RM6 menjadi RM3.900 per ton, Januari 2025 turun RM10 menjadi RM3.889 per ton, dan kontrak Februari 2025 turun RM14 menjadi RM3.882 per ton. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com