InfoSAWIT, BANDUNG – Siemens Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (PT SMART Tbk.), perusahaan agribisnis di Indonesia yang berdiri sejak 1962 dan dikenal melalui pendekatan “seed-to-shelf” atau dari tahap benih hingga produk akhir. Kerja sama strategis ini bertujuan mendukung transformasi digital PT SMART Tbk., yang diharapkan akan meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing produk, serta turut mendukung target pemerintah dalam swasembada pangan dan energi dalam empat hingga lima tahun mendatang.
Upacara penandatanganan berlangsung di Hotel Sheraton Bandung, dihadiri oleh Surya Fitri, Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, dan Herriadie Mochtar, Head of Engineering and Project Management PT SMART Tbk. Keduanya menandatangani MoU tersebut sebagai komitmen untuk mendorong kolaborasi dalam implementasi teknologi dan pengembangan keterampilan digital di PT SMART Tbk.
Dalam sambutannya, Surya Fitri menjelaskan bahwa Siemens berkomitmen membantu PT SMART Tbk. mempercepat kesiapan digital mereka dalam menghadapi tantangan Industri 4.0. “Sebagai mitra teknologi, kami yakin bahwa transformasi digital akan memberikan pengalaman konsumen yang lebih personal dan sesuai dengan preferensi pasar,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (28/10/2024).
BACA JUGA: Pengamat: Perkebunan Sawit Swadaya Bisa Mendukung Program Biodiesel
Siemens akan memberikan panduan strategis, termasuk penyusunan peta jalan digital yang mencakup analisis bisnis, data, serta solusi konsultasi untuk mendukung tujuan transformasi PT SMART Tbk.
Nota Kesepahaman ini menetapkan beberapa bidang utama untuk kolaborasi strategis, termasuk pertukaran data dan wawasan bisnis untuk membantu PT SMART Tbk. dalam proses transformasi digital. Lantas, penyediaan konsultasi dan peta jalan yang komprehensif, mencakup uji coba dan pengembangan proyek secara bertahap. Serta peluang peningkatan keterampilan melalui program pelatihan SITRAIN dari Siemens, yang ditujukan untuk melatih para insinyur dan teknisi di PT SMART Tbk. agar mampu mengikuti perkembangan digitalisasi perusahaan.
Menurut Herriadie Mochtar, peta jalan ini akan menjadi panduan berkelanjutan untuk memperluas skala dan memperkuat daya saing perusahaan di pasar. “Dengan dukungan Siemens, kami optimistis bahwa transformasi digital ini akan mendukung daya saing dan pangsa pasar kami, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan Indonesia,” ungkapnya. Kerja sama ini juga diharapkan dapat menginspirasi peningkatan praktik bisnis bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh sektor agribisnis.
BACA JUGA: Biodiesel Sawit Digunakan Pemerintah Untuk Perkuat Ketahanan Energi
Melalui inisiatif ini, PT SMART Tbk. berharap mempercepat pencapaian tujuan perusahaan dalam mempromosikan teknologi inovatif dan meningkatkan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. (T2)
