Namun, Eddy menyoroti kebutuhan biaya yang cukup besar untuk merealisasikan PSR. Menurut perhitungan GAPKI, biaya peremajaan per hektare berkisar antara Rp100,54 juta hingga Rp112,42 juta. Meskipun pemerintah telah menaikkan bantuan dana PSR dari Rp30 juta menjadi Rp60 juta per hektare, GAPKI mengusulkan agar pendanaan tambahan dapat diperoleh dari BPDPKS dan pinjaman agar lebih efektif.
Dengan adanya dukungan pemerintah dan sinergi bersama sektor swasta, diharapkan PSR dapat memberikan manfaat maksimal bagi petani sawit dan turut mewujudkan swasembada energi nasional. (T1)
