Aspek gizi masyarakat juga tak luput dari agenda hilirisasi. Produk turunan sawit seperti vitamin E dan tokoferol tengah disiapkan untuk mendukung program fortifikasi pangan guna penanggulangan stunting, bekerja sama dengan industri makanan nasional.
Untuk mengawal pelaksanaan proyek ini, Mendiktisaintek telah menginstruksikan pembentukan tim khusus yang akan merumuskan roadmap implementasi, spesifikasi teknologi, analisis dampak ekonomi, serta skema sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi.
Proyek hilirisasi sawit ini menjadi penanda arah baru kebijakan teknologi nasional—yakni riset yang menjawab tantangan nyata bangsa dan memprioritaskan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan akhir inovasi.
BACA JUGA: Bukan Hanya Perkara Produksi, Melindungi Lingkungan pun Dilakukan Petani
Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia Sahat Sinaga, Chairman Agro Investama Petrus Chandra, Guru Besar FMIPA UI Budiawan, Direktur Nusantara Green Energi Iman Dermawan, dan Komisaris Nusantara Green Energi Zokanda Siahaan. (T2)
