Perkebunan Sawit di Kalteng Rawan Narkotika, Gapki Gandeng BNN Perketat Pengawasan Pekerja

oleh -2.449 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalimantan Tengah, Rawing Rambang.

InfoSAWIT, PALANGKA RAYA – Peredaran narkotika di Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan, terutama di kawasan perkebunan kelapa sawit. Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menegaskan pihaknya telah menjalin kerja sama erat dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng untuk mencegah masuknya narkoba ke lingkungan perusahaan.

“Kita dari Gapki Kalimantan Tengah ada kerja sama dengan BNNP untuk selalu memantau tenaga kerja, khususnya di perkebunan. Jika ada karyawan yang terlibat, maka akan kita tindak sesuai prosedur, mulai dari rehabilitasi hingga pembinaan,” ujar Rawing, dilansir InfoSAWIT dari KBRN RRI, Selasa (19/8/2025).

Meski begitu, Rawing menilai potensi keterlibatan karyawan perkebunan dalam peredaran narkoba relatif kecil. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tetap waspada. “Narkoba tidak membawa keuntungan, justru membinasakan. Karena itu, mari bersama-sama, baik masyarakat, perusahaan, maupun pemerintah, menjaga lingkungan kita dari peredaran narkoba,” tegasnya.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Bisnis, Sinar Mas Sebut Mitigasi Perubahan Iklim Kunci Bertahan di Industri Sawit

BNNP Kalteng sebelumnya telah memetakan sejumlah wilayah rawan peredaran narkotika. Hasil penyelidikan menyebut, kawasan pertambangan hingga perkebunan kerap dijadikan sasaran jaringan narkotika. Berbagai faktor menjadi pemicu, mulai dari iming-iming daya tahan tubuh saat bekerja hingga tawaran keuntungan besar bagi yang tergiur ikut menjual barang haram tersebut.

Kerja sama lintas sektor pun diharapkan bisa menjadi benteng untuk melindungi pekerja dan masyarakat dari ancaman narkotika yang berpotensi merusak generasi mendatang. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com