InfoSAWIT, BANJAR – Kebun kelapa sawit rakyat di Kota Banjar, Jawa Barat, masih bertahan dan terus berproduksi meski Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan kebijakan larangan pengembangan kelapa sawit. Di wilayah ini, kebun sawit rakyat tercatat berada di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, dengan luasan terbatas namun sudah memasuki masa produktif.
Sekretaris Desa Binangun mengonfirmasi total kebun sawit rakyat di desanya mencapai sekitar 1,5 hektare. Dari luasan tersebut, produksi panen tercatat mencapai sekitar 8 ton dalam satu kali panen.
Capaian ini menunjukkan kebun sawit rakyat di Kota Banjar masih aktif dan tetap memberi kontribusi ekonomi meski tidak berada dalam skala besar seperti sentra sawit nasional di Sumatera maupun Kalimantan.
BACA JUGA: Environmental Intelligence: Jalan Baru Indonesia Menuju Sawit Berkelanjutan
“Luasnya sekitar 1,5 hektare. Sekali panen bisa sekitar 8 ton,” ujar Sekretaris Desa Binangun saat dikonfirmasi.
Inisiatif Desa, Ditanam Terbatas dan Jauh dari Permukiman
Keberadaan kebun sawit di Desa Binangun disebut merupakan inisiatif Pemerintah Desa yang dilakukan beberapa tahun lalu. Langkah ini dijalankan sebagai upaya pemanfaatan lahan dan penguatan potensi ekonomi desa.
Penanaman sawit dilakukan secara terbatas, dengan lokasi kebun berada cukup jauh dari permukiman warga. Dengan begitu, aktivitas kebun tidak bersinggungan langsung dengan kawasan hunian masyarakat.
BACA JUGA: Kebun Petani Sawit di Jabar Masih Produksi, Subang Jadi Sentra Produksi Tertinggi
Panen Diangkut Pakai Motor, Dikirim ke Garut
Untuk proses pengangkutan hasil panen, pengelola kebun menggunakan kendaraan roda dua. Hal ini dilakukan karena lokasi kebun berada di areal yang sulit dijangkau kendaraan besar.
Setelah diangkut, hasil panen sawit dari Desa Binangun dikirim ke Kabupaten Garut untuk dipasarkan dan diolah lebih lanjut.
Tidak Ada Rencana Perluasan
Meski memberikan tambahan manfaat ekonomi, Pemerintah Desa Binangun memastikan tidak ada rencana untuk memperluas kebun sawit. Sikap ini selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan provinsi yang tidak lagi merekomendasikan pengembangan kebun kelapa sawit baru di Jawa Barat.
BACA JUGA: GAPKI Ungkap Ruwetnya Plasma Sawit 20%: Beda Tafsir Aturan Bikin Perusahaan Serba Salah
Sekretaris Desa Binangun menilai, skala kebun yang ada saat ini sudah cukup untuk dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi tambahan, tanpa harus menambah luasan.
Data Provinsi Diklarifikasi, Luas Sawit Banjar Dipastikan 1,5 Hektare
Sebelumnya, Dinas Pertanian Kota Banjar telah mengklarifikasi data tingkat provinsi yang mencatat luasan sawit rakyat mencapai sekitar 2 hektare. Berdasarkan pendataan di tingkat daerah, luasan kebun sawit rakyat di Kota Banjar dipastikan hanya sekitar 1,5 hektare dan seluruhnya berada di Desa Binangun.
Keberadaan kebun sawit rakyat tersebut menjadi bagian dari sawit eksisting di Jawa Barat yang masih berproduksi. Pemerintah daerah menegaskan, sawit yang sudah ada tetap menjadi perhatian, namun pengembangan kebun sawit baru tidak lagi direkomendasikan sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (*)
Reporter: Zainal Abidin (Banjar)
