InfoSAWIT, JAKARTA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil tinjauan berkala indeks global untuk periode Mei 2026. Dalam rebalancing terbaru tersebut, sejumlah saham emiten perkebunan sawit Indonesia tercatat keluar dari daftar MSCI Small Cap Indexes.
Beberapa emiten sawit yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Indexes antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Keputusan MSCI tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena indeks MSCI kerap dijadikan acuan investor institusi global dalam menentukan alokasi investasi, termasuk untuk pasar saham Indonesia.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun Pada Selasa (12/5), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
Dilansir InfoSAWIT dari MSCI, Rabu (13/5/2026), selain emiten sawit, MSCI juga menghapus sejumlah saham lain dari MSCI Small Cap Indexes, seperti saham sektor pertambangan, properti, kesehatan, hingga ritel.
Perubahan komposisi indeks ini akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan mulai diterapkan pada 1 Juni 2026.
Keluarnya saham-saham perkebunan dari indeks MSCI berpotensi memicu penyesuaian portofolio oleh investor global dan fund manager yang menggunakan indeks tersebut sebagai benchmark investasi.
BACA JUGA: Stok Sawit Malaysia Naik Jadi 2,30 Juta Ton pada April 2026, Produksi CPO Melonjak
Meski demikian, analis pasar menilai fundamental sektor sawit nasional masih relatif solid seiring tingginya harga minyak sawit mentah (CPO) global, meningkatnya permintaan biodiesel, serta prospek ekspor yang tetap terjaga.
Dalam beberapa bulan terakhir, saham emiten sawit juga masih mendapat dukungan sentimen positif dari kenaikan harga CPO yang bertahan di level tinggi akibat ketatnya pasokan minyak nabati dunia dan potensi gangguan cuaca El Nino.
Menurut pengumuman resmi MSCI, perubahan indeks dilakukan sebagai bagian dari evaluasi rutin terhadap kapitalisasi pasar dan likuiditas saham di berbagai bursa global. (T2)
