InfoSAWIT, MALANG – Upaya memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri kelapa sawit terus dilakukan. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama antara Center of Excellence (CoE) Sawit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan PT Bumitama Gunajaya Agro yang resmi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula BAU UMM, Jumat (29/5/2026).
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri perkebunan modern. Sebagai salah satu negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi teknologi dan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kuliah tamu bertema “Level Up Your Career: Peluang Kerja dan Masa Depan Industri Sawit” yang ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Teknik Industri UMM.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Kamis (4/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari penyediaan kesempatan magang, jalur rekrutmen bagi lulusan, hingga penyelarasan kurikulum pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan nyata industri perkebunan kelapa sawit.
Wakil Rektor IV UMM, M. Salis Yuniardi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
“Kerja sama ini adalah bukti nyata komitmen Kampus Putih dalam mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesional. Kami ingin lulusan UMM, khususnya dari CoE Sawit, dapat memasuki dunia kerja dengan lebih siap dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri perkebunan nasional,” ujarnya dilansir InfoSAWIT dari UMM, Sabtu (6/6/2026).
BACA JUGA: HET MINYAKITA Akan Disesuaikan, Pemerintah Tunggu Perkembangan Harga CPO
Industri Sawit Butuh Talenta Adaptif dan Inovatif
Di sisi lain, PT Bumitama Gunajaya Agro melihat kebutuhan SDM industri sawit saat ini semakin kompleks seiring percepatan penerapan teknologi dan praktik pengelolaan perkebunan yang lebih modern.
HC & OSM Director PT Bumitama Gunajaya Agro, Agus Sutrisno, menjelaskan bahwa sektor kelapa sawit membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memiliki kemampuan inovasi untuk menghadapi tantangan global.
“Industri kelapa sawit masa depan sangat bergantung pada efisiensi manajerial dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, kami membutuhkan talenta-talenta unggul dari perguruan tinggi yang mampu menghadirkan solusi dan inovasi bagi pengembangan industri,” katanya.
BACA JUGA: BGA Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Tengah Hadapi Musim Kemarau 2026
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja berkualitas yang siap mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.
Jembatan Akademik dan Industri
Program CoE Sawit UMM diharapkan dapat menjadi wadah penguatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar yang lebih dekat dengan praktik industri. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja setelah lulus, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi bagi sektor pertanian dan perkebunan.
Kerja sama antara UMM dan PT Bumitama Gunajaya Agro ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam membangun ekosistem pengembangan SDM sawit yang berdaya saing, profesional, dan siap menghadapi dinamika pasar global. (T2)
