Ferry mencontohkan KUD Sejahtera Banyuasin yang telah mengembangkan usaha kelapa sawit hingga membangun pabrik pengolahan crude palm oil (CPO). Menurutnya, model tersebut dapat menjadi contoh pengembangan koperasi sawit di daerah lain.
Pengembangan hilirisasi berbasis koperasi diharapkan dapat memperbesar nilai tambah yang diterima petani dan masyarakat di wilayah sentra produksi. Dengan pengolahan tandan buah segar dan pengembangan produk turunan sawit yang dilakukan lebih dekat dengan daerah produksi, aktivitas ekonomi di tingkat lokal juga berpeluang tumbuh lebih besar.
Melalui proyek percontohan kemitraan plasma sawit di Sumatera Utara, Agrinas Palma Nusantara dan koperasi diharapkan dapat membangun model kolaborasi yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan kebun, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi petani sawit untuk terlibat dalam rantai nilai industri kelapa sawit. (T2)
