Ada Indikasi Kecurangan, Kuasa Hukum Petani Sawit Nagan Raya Beri Waktu Sebulan

oleh -2.684 Kali Dibaca
Info sawit
Dok. InfoSAWIT / Ilustrasi pabrik kelapa sawit

InfoSAWIT, SUKA MAKMUE – Para petani sawit swadaya yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Nagan Raya, beserta Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi (YLBH AKA) secara resmi telah menyampaikan surat ke sejumlah pihak terkait berbagai dugaan kecurangan yang dialami para petani sawit.

Dari berbagai pihak yang dikirimi surat, tiga di antaranya ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo.

Dalam suratnya itu para petani sawit merasa harga pembelian tandan buah segar (TBS) di pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) di Kabupaten Nagan Raya selalu jauh di bawah ketetapan harga TBS dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh.

BACA JUGA : Di Nagan Raya Harga TBS Sawit Swadaya Masih Jauh Dari Rp 2.000/Kg, Cabut DPO dan DPO!

Selain itu, para petani menduga belasan PMKS di Nagan Raya telah menggunakan timbangan tera yang tidak benar sehingga tonase TBS yang dijual petani terkesan teraaa lebih berkurang dari jumlah yang sebenarnya. 

Muhamad Dustur SH dari YLBH AKA selau kuasa hukum petani sawit, kepada InfoSAWIT, Rabu (15/6/2022), menyatakan harapan agar surat keluhan petani sawit swadaya dari Nagan Raya didengar dan diperhatikan para pihak yang telah dikirim surat keluhan tersebut.

Namun jika tak juga ditanggapi, Dustur menyebutkan sangat terbuka kemungkinan persoalan ini akan ditindaklanjuti menjadi kasus hukum.

“Kalau dalam waktu sebulan ini tak juga ada tanggapan, mungkin kami akan menjadikan ini kasus hukum dan mengadukan dugaan kecurangan yang dialami petani sawit ke Polres Nagan Raya,” kata Dustur. (T5)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com