InfoSAWIT, JAKARTA – Setelah dilakukannya seleksi pelaksanaan Program Grant Riset Sawit 2023, yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) beserta Komite Penelitian dan Pengembangan BPDPKS atas Proposal Penelitian dan Pengembangan GRS K23 yang telah diterima.
Dalam surat pengumuman Nomor Peng-2/DPKS.4/2023, Tentang Daftar Proposal Grant Riset Sawit 2023 Tahap Presentasi, tercatat sebanyak 62 (enam puluh dua) judul proposal yang akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni seleksi presentasi.
Proposal riset yang lulus tersebut dari informasi yang diperoleh InfoSAWIT, berasal dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut Teknologi Sepuluh Nopember, IPB University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Lampung, Politeknik Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Teknologi Kimia Industri.
BACA JUGA: Subholding PalmCo dan SupportingCo Bakal Miliki Lahan Sawit Seluas 813.000 Ha
Lantas, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Universitas Halu Oleo, Universitas Jambi, Universitas Musamus Merauke, Universitas Padjadjaran, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Pertamina, Universitas Riau, Universitas Sriwijaya, Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Universitas Tadulako dan Universitas Tanjungpura.
Mengutip surat pengumuman yang telah diterbitkan, engumuman tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Rencananya kegiatan presentasi akan dilakukan secara daring pada tanggal 29 Mei s.d 2 Juni 2023.
BACA JUGA: Berikut SMK Kemenperin di Aceh yang Jadi Pusat Inovasi Produk Olahan Kelapa Sawit
“Informasi selengkapnya dan undangan presentasi akan disampaikan via email yang telah didaftarkan ketika registrasi pada laman https://program-riset.bpdp.or.id/ ,” demikian catat surat tersebut. (T2)
