Adanya Sistem Integrasi sawit sapi (SISKA) menjadi gagasan yang mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, yang membentuk klaster SISKA di beberapa lokasi di wilayah tersebut.
Heronimus menyatakan, bahwa sudah ada sekitar dua ribu ekor sapi yang terlibat dalam kegiatan integrasi sapi dengan kelapa sawit, dan ini diharapkan akan terus berkembang dalam waktu singkat. Dengan demikian, integrasi perkebunan dan peternakan di Kalimantan Barat menjadi solusi potensial untuk meningkatkan pasokan daging sapi secara lokal, mendukung ketahanan pangan, dan menciptakan model bisnis yang berkelanjutan. (T2)
