Dengan menggunakan pagar listrik dalam mengumpulkan dan mengendalikan sapi, kedua belah pihak mendapatkan manfaat. Petani kecil mengalami masalah yang berkurang terkait sapi, seperti kerusakan pada pohon kelapa sawit, sementara perusahaan kelapa sawit menemukan solusi yang berkelanjutan untuk tantangan ini.
Kata McAdam, perjalanan dari Program Pemuliaan Sapi Komersial Indonesia Australia hingga Program Pendukung SISKA menunjukkan transformasi luar biasa dalam sektor produksi sapi Indonesia.
“Melalui model inovatif, kemitraan kolaboratif, dan praktik berkelanjutan, SISKA tidak hanya menjadi usaha yang layak secara komersial, tetapi juga telah menanamkan dasar untuk masa depan yang lebih inklusif dan saling menguntungkan bagi perusahaan besar dan petani kecil di lanskap pertanian Indonesia,” tandas McAdam. (T2)
