InfoSAWIT, ACEH UTARA – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Aceh Utara mengadakan sosialisasi kepada 30 peserta yang telah lulus administrasi beasiswa SDM sawit tahun 2024. Acara ini dilaksanakan di kantor SPKS Aceh Utara dengan Ketua SPKS Aceh Utara, Abubakar AR, sebagai tutor.
Abubakar memberikan pesan penting kepada para peserta agar belajar dengan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan diri menghadapi tahap wawancara, yang merupakan tahap akhir penilaian oleh panitia beasiswa SDM sawit dari Dirjebun Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
“Adek-adek harus optimis. Kalian bisa dan pasti bisa menjawab wawancara dari panitia pada tanggal 3 Juni – 4 Juli 2024 ini,” ujar Abubakar dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT, Selasa (28/5/2024).
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Pada Senin (27/5), Demikian Pula di Bursa Malaysia
Abubakar menjelaskan bahwa dana kuliah gratis ini bersumber dari hasil penjualan Tandan Buah Sawit (TBS) yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Ia menekankan pentingnya mengambil kesempatan ini sebagai bagian dari keseriusan pemerintah dalam membantu petani sawit, termasuk melalui program kuliah.
“Kalian harus ambil dana ini karena ini adalah bentuk keseriusan pemerintah untuk membantu petani sawit, termasuk program kuliah ini. Adek-adek harus tahu dan paham, dalam rangka menuju kebun kelapa sawit berkelanjutan, pemerintah pusat telah mengatur regulasi sejak tahun 2015, salah satunya melalui Inpres Nomor 06 Tahun 2019. Walau tidak tertera langsung tentang beasiswa SDM Sawit, tapi perlu kita ketahui bahwa untuk menjadikan sawit berkelanjutan di Indonesia dari hulu ke hilir, diperlukan SDM handal yang melaksanakannya,” kata Abubakar.
Lebih lanjut, Abubakar berpesan agar generasi muda yakin dan optimis untuk bisa lulus dan menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa SPKS selalu siap mendukung program pemerintah untuk Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB). Ia juga menyebutkan bahwa SPKS Aceh Utara baru-baru ini mengikuti sosialisasi Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan yang dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Utara pada 8 Mei 2024 lalu.
BACA JUGA: TRACES Jadi Alat Ukur Kelulusan Perdagangan Komoditas Sesuai Kebijakan EUDR
“SPKS Aceh Utara akan terus mendorong agar adek-adek bisa dan lulus dalam wawancara tahap akhir. Kami akan berusaha sebaik mungkin agar anak-anak petani kelapa sawit swadaya Aceh Utara dapat lulus semua dan menempuh kuliah di kampus-kampus yang sudah terpilih oleh Kementan. Selama ini, untuk Provinsi Aceh, setahu saya masih minim anak-anak petani yang ikut program kuliah ini. Baru tahun ini kami mensosialisasikan ke desa-desa. Jika boleh, Aceh Utara mendapatkan prioritas untuk kelulusan dari Ditjenbun. Insya Allah kami akan berbuat yang terbaik untuk petani kelapa sawit swadaya Aceh,” tandasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tahap wawancara dan akhirnya dapat menikmati pendidikan tinggi yang didukung oleh program beasiswa SDM sawit, demi tercapainya keberlanjutan dalam sektor kelapa sawit di Indonesia. (T2)
