InfoSAWIT, BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perkebunan mengadakan sosialisasi pendataan perkebunan sawit rakyat dan dana bagi hasil sawit di Hotel Surya, Bengkalis. Acara ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bengkalis, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perkebunan, serta camat, kepala desa, dan perwakilan dari Politeknik Negeri Bengkalis. Fokus sosialisasi adalah pendataan yang akurat untuk mendukung kebijakan pembangunan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Bengkalis, Akhmad Sudirman Tavipiyono, menekankan pentingnya data yang valid. “Pendataan yang tepat sangat penting untuk membantu pemerintah memberikan bantuan yang sesuai dan tepat sasaran kepada petani, serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Tavipiyono dikutip InfoSAWIT, Sabtu (19/10/2024).
Ia menjelaskan bahwa perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Bengkalis memiliki luas lebih dari 326 ribu hektar. Dengan mayoritas perkebunan berupa kelapa sawit, data yang akurat akan memperkuat pengembangan kebijakan sektor ini.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun 0,27 Persen Pada Jumat (18/10), Harga CPO Mingguan Naik Tipis
Salah satu topik utama dalam acara ini adalah pengenalan Surat Tanda Daftar Usaha Perkebunan (STD-B), yang diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi dan akses bantuan dari pemerintah. Tavipiyono juga meluncurkan program “Perkebunan Jempol,” yang menawarkan berbagai bantuan, seperti bibit, pupuk, dan fasilitas lainnya, guna meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat.
Sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta, termasuk petani dan kepala desa, berkesempatan menyampaikan pandangan dan masukan. Seorang peserta mengungkapkan harapan agar masyarakat dilibatkan lebih dalam dalam pengambilan keputusan terkait perkebunan. “Kami ingin suara kami didengar, agar kebutuhan kami dipenuhi. Dengan dukungan yang tepat, kami yakin bisa meningkatkan hasil kebun kami,” katanya.
BACA JUGA: Musim Mas Bersama L3F, SNV Indonesia dan ICRAF Dongkrak Kapasitas Pekebun Sawit Melalui BIPOSC
Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan perkebunan rakyat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan sektor perkebunan di daerah tersebut. (T2)
