“Kami juga sedang berusaha menghubungi pihak-pihak yang dikutip dalam artikel untuk meminta klarifikasi lebih lanjut serta meluruskan kesalahpahaman terkait Standar terbaru RSPO,” catat pihak RSPO, dikutip InfoSAWIT, Kamis (24/10/2024).
Lebih lanjut, RSPO bangga dengan standar baru yang dikembangkan oleh anggotanya, yang mencerminkan komitmen bersama terhadap keberlanjutan, hak komunitas, dan perlindungan lingkungan. Standar ini telah disetujui secara bulat oleh Dewan RSPO, dan diharapkan menjadi langkah maju dalam memastikan pertumbuhan industri sawit yang berkelanjutan melalui standar yang dapat diimplementasikan dan diaudit.
Salah satu fokus utama dari Standar baru ini adalah penguatan komitmen terhadap hak asasi manusia. RSPO berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan anggota-anggotanya, termasuk para produsen dan LSM sosial, guna memperkuat penerapan persyaratan FPIC di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang menghadapi isu warisan konflik.
RSPO menutup pernyataan dengan menegaskan dedikasi mereka dalam mempromosikan produksi minyak sawit berkelanjutan yang menghormati masyarakat, lingkungan, dan kesejahteraan ekonomi. Organisasi ini menyambut dialog berkelanjutan dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan penerapan standar dilakukan dengan integritas dan transparansi tinggi. (T2)
