Sejauh ini, MPOB mencatat bahwa proses komersialisasi teknologi hasil riset mereka telah menciptakan nilai ekonomi lebih dari RM5,9 miliar. Capaian ini mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan nilai tambah produk dalam industri kelapa sawit, yang kian bergerak dari komoditas mentah ke arah industri berbasis teknologi dan inovasi.
Program TOT MPOB juga diharapkan menjadi ajang penting bagi pelaku industri untuk bertemu langsung dengan para penemu teknologi dan peneliti. Pertemuan ini, kata Johari, bukan hanya memperkuat jejaring, tetapi juga mempertemukan kebutuhan pasar dengan arah riset akademik.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah riset dengan kebutuhan riil industri. Dengan begitu, hasil riset tidak hanya berhenti di rak laboratorium, tapi benar-benar bermanfaat di lapangan,” ujarnya.
Dorongan pemerintah untuk memperluas kolaborasi antara sektor industri dan riset memperlihatkan arah kebijakan yang semakin berpihak pada transformasi industri kelapa sawit ke arah industri berteknologi tinggi dan berwawasan lingkungan. (T2)
