InfoSAWIT, KUALA LUMPUR — Pasar makanan dan perhotelan di Oman tengah berkembang pesat, terutama sektor HORECA (Hotel, Restoran, dan Katering), yang kini menjadi target potensial bagi produk minyak sawit Malaysia. Merespons tren ini, para eksportir asal Malaysia disarankan untuk mengambil langkah strategis agar bisa mengamankan posisi di pasar yang menjanjikan ini.
Dalam ulasannya dilansir InfoSAWIT dari MPOC Selasa (1/7/2025), Muhammad Kharibi dari Malaysian Palm Oil Council (MPOC) menekankan bahwa sektor HORECA Oman menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, ditopang oleh rencana pembangunan lebih dari 40 hotel baru dan target mencapai 33.000 kamar hotel pada tahun 2025. Situasi ini membuka peluang besar bagi pemasok minyak sawit Malaysia untuk memperluas pasar ekspornya.
Langkah awal yang disarankan adalah membangun kemitraan dengan distributor dan pemasok makanan HORECA di Oman, termasuk pemain besar di sektor tersebut. Partisipasi dalam pameran dagang internasional seperti Gulfood, Saudi Food Show, serta event lokal seperti HORECA Oman dan Food & Hospitality Oman akan meningkatkan visibilitas dan memperluas jaringan bisnis para eksportir Malaysia.
BACA JUGA: Mentan Amran Matangkan Strategi Swasembada Gula dan Hilirisasi Sawit Lewat Rapat Maraton Akhir Pekan
Dalam konteks ini, MPOC memainkan peran penting sebagai fasilitator. Lembaga ini siap membantu eksportir Malaysia menjalin hubungan dengan pelaku industri makanan dan perhotelan Oman, sekaligus membuka akses terhadap peluang-peluang bisnis baru di pasar yang terus tumbuh tersebut.
Selain membangun jaringan, eksportir juga disarankan untuk fokus pada segmen-segmen utama seperti hotel berbintang, restoran cepat saji, serta penyedia jasa katering institusional. Keunggulan minyak sawit Malaysia—baik dari sisi efisiensi biaya, performa memasak, hingga aspek keberlanjutan—perlu dikomunikasikan secara tepat kepada pelaku bisnis di sektor ini.
Dengan pendekatan yang tepat, para pemasok berpeluang mendapatkan kontrak pasokan jangka panjang, terutama seiring meningkatnya permintaan akan produk berkualitas dan bersertifikat halal di negara mayoritas Muslim seperti Oman.
BACA JUGA: SPKS Gencarkan Sosialisasi STDB dan ISPO ke Petani Desa di Bengkayang dan Sambas
Sertifikasi halal menjadi salah satu keunggulan utama yang dapat dimanfaatkan oleh eksportir Malaysia. Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen Muslim terhadap produk yang sesuai syariat, minyak sawit Malaysia yang sudah tersertifikasi halal memberikan jaminan dan kenyamanan bagi pasar Oman.
Promosi aktif juga perlu digalakkan. Edukasi pasar dapat dilakukan melalui demo memasak, pelatihan bagi chef lokal, serta kampanye digital yang menonjolkan manfaat gizi dan keunggulan teknis minyak sawit Malaysia. Kolaborasi dengan lembaga kuliner serta asosiasi foodservice lokal dapat memperkuat kehadiran minyak sawit Malaysia di pasar Oman.
