Harga CPO Masuki Fase Volatilitas Tinggi, RHB Turunkan Prospek Sektor Perkebunan

oleh -10.951 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. SawitFest 2021/foto: Fitra Yogi/Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit.

“Secara fundamental, sawit tetap kuat dengan prospek pasokan yang membaik dan permintaan yang akan meningkat berkat harga yang kompetitif. Namun, faktor geopolitik kini menjadi ‘kartu liar’ yang bisa memicu gejolak harga mendadak,” catat RHB.

Sejalan dengan itu, proyeksi harga rata-rata CPO 2025 diturunkan dari RM4.300 menjadi RM4.100 per ton. Untuk 2026 dan 2027, harga diperkirakan akan turun lebih lanjut ke kisaran RM4.000 per ton.

Namun, berbeda dengan harga CPO, proyeksi harga inti sawit (palm kernel) justru dinaikkan menjadi RM3.300 per ton untuk 2025, dari sebelumnya RM2.800, seiring pasar minyak laurat yang semakin ketat.

BACA JUGA: Program SLV Apical di Aceh Singkil Catat Hasil Positif

Meski pasar menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, RHB tetap mengingatkan bahwa risiko penurunan masih besar. Di antaranya adalah eskalasi konflik geopolitik, perubahan tren harga minyak mentah yang berdampak pada kebijakan biodiesel, cuaca ekstrem, serta perubahan regulasi di negara produsen utama seperti Indonesia.

“Risiko volatilitas harga ke depan semakin tinggi,” tulis RHB, seraya menambahkan bahwa sentimen investor terhadap saham perkebunan cenderung akan tetap berhati-hati.

Menariknya, meski harga CPO sempat menguat pada awal tahun, harga saham perusahaan perkebunan belum menunjukkan lonjakan serupa, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap faktor eksternal. Namun, sektor ini tetap dipandang sebagai pilihan defensif di tengah ketidakpastian global.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Jumat (8/8), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

“Saat harga CPO terkoreksi dari puncaknya, harga saham sektor ini relatif stabil. Ini menunjukkan daya tarik sektor perkebunan sebagai pelindung nilai (safe haven) dalam masa penuh gejolak,” jelas RHB. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com