InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Bagi SD Guthrie, keberhasilan dalam industri kelapa sawit bukan sekadar soal keuntungan finansial, tetapi tentang menciptakan kesejahteraan yang menyeluruh. Perusahaan ini meyakini, pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan hanya dapat terwujud jika nilai ekonomi berjalan seiring dengan kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.
Dalam pandangan Guthrie, sawit berkelanjutan adalah konsep yang utuh—menyeimbangkan produktivitas dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Artinya, keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari laba perusahaan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dan alam tempat perkebunan itu tumbuh.
Komitmen ini sejalan dengan pandangan Datuk Mohamad Helmy Othman Basha, Group Managing Director at SD Guthrie sekaligus Chairman MPOB, yang menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan industri sawit yang berkelanjutan. Ia menilai, keberhasilan minyak sawit berkelanjutan bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, petani kecil, dan masyarakat.
BACA JUGA: RT2025: RSPO Ajak Dunia Sawit Global Wujudkan Keberlanjutan dalam Aksi
“Keberhasilan minyak sawit berkelanjutan akan memberikan kesejahteraan bagi banyak pihak,” ujar Datuk Mohamad Helmy, saat berbicara pada RT2025 dihadiri InfoSAWIT, Senin (3/11/2025) di Kuala Lumpur.
Ia menambahkan, Malaysia telah menunjukkan upaya nyata dalam membangun ekosistem industri sawit yang bertanggung jawab, mulai dari pengelolaan kebun hingga pengolahan produk turunan yang ramah lingkungan.
Melalui berbagai inisiatif yang dilakukan, pelaku usaha di bawah payung Guthrie berupaya memastikan praktik terbaik diterapkan di seluruh rantai pasok. Ini termasuk penerapan sertifikasi keberlanjutan, pelatihan bagi petani kecil, serta program konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasi.
BACA JUGA: RSPO Bentuk Komite Eksekutif untuk Tingkatkan Efisiensi dan Dukung Petani Sawit Berkelanjutan
Pendekatan kolaboratif tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam menjaga daya saing minyak sawit di pasar global. Pasalnya, konsumen dunia kini menaruh perhatian besar terhadap aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial dalam setiap produk yang mereka konsumsi.
Bagi Guthrie, keberlanjutan bukanlah tren sesaat, melainkan arah masa depan industri. “Kami percaya bahwa kesejahteraan masyarakat hanya bisa terwujud jika semua pihak terlibat aktif. Kolaborasi adalah kunci,” kata Helmy menegaskan.
Dengan semangat tersebut, SD Guthrie bersama berbagai pemangku kepentingan terus mendorong agar sektor kelapa sawit Malaysia tetap menjadi contoh praktik terbaik di tingkat global—di mana keuntungan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat berjalan beriringan menuju masa depan yang berkelanjutan. (T1)
