Tak Ada Persepsi Negatif di Eropa, Sawit sebagai Bahan Baku SAF, Klaim Petinggi Malaysia

oleh -3.163 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR — Tidak ada persepsi negatif dari pembeli Eropa mengenai kelayakan minyak sawit sebagai bahan baku sustainable aviation fuel (SAF), kata Menteri Perladangan dan Komoditas, Datuk Seri Johari Abdul Ghani.

Johari menegaskan bahwa minyak jelantah (used cooking oil / UCO), yang saat ini menjadi bahan baku utama SAF, justru sangat dihargai di Eropa dan diakui sebagai bahan baku berkualitas tinggi.

“Malaysia juga memiliki sertifikasi Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO), yang memastikan setiap ton minyak sawit diproduksi secara berkelanjutan dan memberikan keyakinan bagi pasar internasional,” ujarnya dikutip InfoSAWIT dari The Edge Malaysia, Rabu (26/11/2025).

BACA JUGA: Malaysia Akan Masukkan Minyak Sawit Merah ke Menu Sekolah untuk Atasi Gizi Buruk Anak

Pernyataan tersebut disampaikan Johari kepada wartawan usai meninjau kilang biofuel SAF pertama di Malaysia, Ecoceres Renewable Fuels Sdn Bhd, yang berlokasi di Tanjung Langsat, Johor.

Sebelumnya, sejumlah laporan menyebutkan adanya kekhawatiran terkait persepsi negatif pembeli Eropa mengenai sawit sebagai bahan baku SAF, terutama terkait isu deforestasi dan keberlanjutan lingkungan.

Johari menegaskan bahwa Malaysia, sebagai produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, memiliki keunggulan dalam pasokan bahan baku untuk pengembangan industri SAF.

BACA JUGA: Luka yang Menganga di Pino Raya, Ketika Konflik Agraria Berujung Peluru

“Inisiatif SAF ini juga menjadi bagian dari strategi Malaysia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan dapat dikategorikan sebagai aktivitas bisnis rendah karbon,” katanya.

Johari menambahkan bahwa kementeriannya terus berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan bekerja sama dengan Kementerian Transportasi untuk menyusun mandat pencampuran SAF nasional. Rencananya, Malaysia akan mulai memperkenalkan kewajiban pencampuran SAF sebesar 1% untuk penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

“Sejak Juli 2023, kementerian bersama PETRONAS Dagangan Bhd telah menyelenggarakan program edukasi untuk mendorong pengumpulan minyak jelantah.

BACA JUGA: PPSK Resmi Kantongi Sertifikat RSPO, 1.223 Petani Sawit Ketapang Kini Diakui Berkelanjutan

“Hingga September tahun ini, lebih dari 1.200 ton UCO telah terkumpul dari hampir 66.000 pelanggan di 89 stasiun pengisian bahan bakar Petronas terpilih di seluruh negeri,” jelasnya.

Pabrik Ecoceres di Johor merupakan kilang biorefinery SAF pertama di Malaysia, dengan kapasitas terlisensi mencapai 350.000 ton metrik per tahun, dan mulai memproduksi SAF sejak bulan lalu. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com