InfoSAWIT, ACEH UTARA – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Aceh Utara terus mendorong perbaikan infrastruktur kebun bagi petani sawit swadaya melalui pengajuan program sarana dan prasarana (sarpras) ke pemerintah pusat.
Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit Aceh Utara, Abubakar AR, melakukan pendampingan pengajuan usulan perbaikan jalan kebun di ruang sarpras Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Aceh Utara.
Pengajuan tersebut diajukan melalui Koperasi Produsen Perkebunan Berkat Bunga Damai kepada Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun).
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw Pada Jumat (10/4), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Tertekan
Libatkan 345 KK Petani Sawit Swadaya
Program ini menyasar sebanyak 345 kepala keluarga (KK) petani sawit swadaya dengan luas lahan mencapai 780 hektare. Lokasi usulan mencakup empat desa, yakni Cot Girek (Kecamatan Cot Girek), serta Seureuke, Lubok Pusaka, dan Buket Linteung di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Abubakar menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan secara intensif selama lebih dari 2,5 tahun, mulai dari sosialisasi kepada petani, pengumpulan data fisik, hingga verifikasi dokumen legalitas lahan.
“Kami sangat serius dan antusias dalam menjalankan tugas sebagai lembaga petani sawit. Mulai dari pendataan, pengumpulan dokumen seperti KTP, KK, legalitas lahan (SHM), hingga foto kebun petani, semua kami lakukan bersama tim dan petani di lapangan,” ujarnya, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, pada Jumat (10/4/2026).
BACA JUGA: SISKA Bisa Jadi Solusi Cerdas Atasi Kewajiban FPKMS di Tengah Krisis Lahan di Riau
Menurutnya, kondisi jalan kebun di wilayah tersebut saat ini sangat memprihatinkan karena telah bertahun-tahun tidak mendapatkan perhatian.
Akibatnya, petani mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen tandan buah segar (TBS) ke pabrik kelapa sawit, yang berdampak pada produktivitas dan pendapatan.
“Hampir seluruh jalan kebun rusak parah. Petani sangat kesulitan mengeluarkan hasil panennya,” ungkap Abubakar.
BACA JUGA: 3 Serangga Penyerbuk Sawit Baru Resmi Dilepas, Berharap Produktivitas Sawit Nasional Melesat
Harapan pada Dukungan Dirjenbun dan BPDP
SPKS Aceh Utara berharap pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP), dapat memberikan perhatian serius terhadap usulan tersebut.
Abubakar menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur kebun menjadi kebutuhan mendesak bagi petani sawit swadaya guna meningkatkan aksesibilitas, efisiensi distribusi, serta kesejahteraan petani.
“Petani di empat desa ini menaruh harapan besar agar program ini dapat direalisasikan. Infrastruktur jalan kebun adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” tutupnya. (T2)
