InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Isu ketertelusuran (traceability) dan integritas rantai pasok semakin menjadi faktor penting dalam memenuhi standar keberlanjutan industri sawit global, termasuk sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan komitmen NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation).
Hal tersebut disampaikan Mooi-See Tor, Sustainability Director di Apical, dalam ajang International Palm Oil Millers Conference 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dilansir InfoSAWIT dari kanal komunikasi resmi Apical, Kamis (14/5/2026), Mooi-See menegaskan bahwa “Ketertelusuran dan integritas rantai pasok kini menjadi faktor krusial untuk memenuhi standar keberlanjutan seperti RSPO dan NDPE.”
BACA JUGA: MSCI Coret 4 Saham Perusahaan Sawit dari Small Cap Index, Ini Daftarnya
Dalam sesi tersebut, Apical fokus pada peran strategis pabrik kelapa sawit sebagai titik kendali utama yang menghubungkan operasional hulu dengan kebutuhan pelanggan hilir. Dengan pengawasan di tingkat pabrik yang semakin kuat, perusahaan menilai visibilitas rantai pasok dapat ditingkatkan sekaligus memperkuat upaya kepatuhan terhadap standar keberlanjutan.
Selain itu, penguatan pengawasan di level mill juga dinilai mampu membangun kepercayaan pasar global terhadap praktik pengadaan sawit yang bertanggung jawab. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya industri untuk menjawab tuntutan konsumen dan regulator internasional yang semakin menekankan aspek transparansi rantai pasok.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Apical menegaskan komitmennya untuk terus mendorong solusi praktis dalam memperkuat sistem traceability sekaligus mendukung terciptanya industri kelapa sawit yang lebih tangguh dan berkelanjutan. (T2)
