InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.100/kg pada Rabu (13/5/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 50/Kg atau turun sekitar 0,33% dibandingkan harga CPO pada Selasa (12/5/2026) yang mencapai Rp. 15.150/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.100/Kg. Harga CPO Loco Parindu dibuka Rp. 14.750/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.353/Kg.
Harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives kembali melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026), seiring perlambatan permintaan dari dua pembeli utama dunia, yakni India dan China. Tekanan permintaan tersebut mendorong pasar mencapai level penutupan terendah dalam dua bulan terakhir.
BACA JUGA: Apical Sebut Traceability dan Integritas Rantai Pasok Penting di IPOMC 2026
Dilansir Reuters, harga kontrak acuan CPO untuk pengiriman Juli 2026 ditutup turun RM41 per ton atau turun sekitar 0,91% menjadi RM4.440 per ton metrik. Posisi ini menjadi harga penutupan terendah sejak 10 Maret lalu.
Sementara, data dari Solvent Extractors’ Association of India menunjukkan impor minyak sawit India anjlok 26% pada April 2026 menjadi level terendah dalam empat bulan terakhir. Penurunan itu dipicu lemahnya permintaan institusional serta kenaikan harga CPO yang membuat selisih harga dengan minyak nabati pesaing semakin menyempit.
Di pasar minyak nabati lainnya, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,04%, sedangkan harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama melemah 1,28%. Lantas, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade justru naik tipis 0,11%.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (13/5/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 15.100-EUP
FOB ITT Palopo – No Bidder
Loco Parindu Rp. 14.750 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.535-EUP
CPKO______
Franco Dumai Rp. 32.146 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 31.350-IMT
PK______
Franco Belawan Rp. 14.828-SMART
(T2)
