Selain kawasan konsesi dan moratorium, kebakaran juga terdeteksi di area konservasi penting atau Key Biodiversity Area (KBA) seluas sekitar 7,8 ribu hektar yang memiliki nilai penting bagi kelangsungan spesies dan ekosistem.
Menghadapi kondisi tersebut, MADANI Berkelanjutan mendesak pemerintah memperketat pengawasan terhadap izin dan konsesi, memperkuat implementasi moratorium hutan, mempercepat restorasi gambut, serta memasukkan pencegahan karhutla sebagai bagian utama strategi pencapaian target iklim nasional.
“Karhutla di awal tahun ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Jika Indonesia serius dengan komitmen iklimnya, pencegahan karhutla bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang tidak bisa ditunda,” tutup Nadia Hadad. (T2)
