Marlon Sitanggang: Ganoderma Tak Hanya Mengancam Areal Replanting, Kebun Generasi Pertama Juga Perlu Waspada

oleh -3.337 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Penulis untuk InfoSAWIT/Ilustrasi serangan penyakit Ganoderma.

Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti sebuah lingkungan yang telah dikuasai oleh kelompok tertentu. Ketika Ganoderma masuk, keberadaan mikroorganisme yang telah lebih dahulu mendominasi diharapkan dapat membuat tanaman dan lingkungan perakaran lebih tahan terhadap tekanan penyakit.

“Bagaimana kita memperbanyak mikroorganisme yang menjadi agen pengendali hayati di suatu wilayah sehingga dominan di dalam tanah. Ketika Ganoderma masuk, tanaman menjadi lebih resisten,” katanya.

Dua mikroorganisme yang selama ini banyak digunakan dalam pendekatan pengendalian hayati adalah Trichoderma dan mikoriza. Namun, Marlon mengingatkan bahwa aplikasi keduanya tidak cukup dilakukan secara parsial.

BCA JUGA: Hilirisasi Sawit Terhambat Regulasi, POPSI Dorong Percepatan Pembaruan Aturan Klasifikasi Produk

Penggunaan agen hayati dengan biaya relatif tinggi perlu didukung kondisi tanah dan ketersediaan bahan organik yang memadai. Tanpa lingkungan yang sesuai, efektivitas mikroorganisme yang diaplikasikan berpotensi tidak optimal.

“Percuma mengaplikasikan Trichoderma dan mikoriza yang harganya mahal kalau bahan organik dan kondisi tanah tidak mendukung,” tegasnya.

 

Manajemen Terpadu Jadi Kunci

Bagi Marlon, pengendalian Ganoderma pada akhirnya merupakan persoalan manajemen kebun secara terpadu. Strategi tersebut mencakup pemahaman terhadap sumber inokulum, pemantauan tanaman, pengelolaan kontak akar, pencatatan tanaman tumbang, pengelolaan bahan organik, hingga pemanfaatan agen pengendali hayati.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Jumat (25/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Anjlok

Pendekatan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan Ganoderma perlu dimulai sejak sebelum tanaman ditanam, bukan setelah penyakit menunjukkan gejala.

Dengan memperhatikan kondisi tanah dan ekosistem mikroorganisme sejak awal, pengelola kebun memiliki lebih banyak pilihan untuk menjaga kesehatan tanaman dan mempertahankan produktivitas dalam jangka panjang. (T2)

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com