Kenali Gulma di Kebun Sawit: Mana yang Merugikan, Mana yang Justru Menguntungkan

oleh -7.529 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi gulma di Kebun Sawit.

InfoSAWIT, MEDAN — Tidak semua gulma di perkebunan kelapa sawit harus dibasmi. Sebagian memang menjadi ancaman serius bagi produktivitas tanaman, namun sebagian lainnya justru berperan menjaga keseimbangan ekosistem kebun. Hal ini disampaikan Djend Muhayat dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) saat berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan gulma di areal perkebunan kelapa sawit.

Djend mengingatkan bahwa pemeliharaan kebun sawit saat ini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan pengendalian kimia. Di banyak kebun, pengendalian gulma telah bergeser ke pendekatan mekanis dan selektif, dengan tujuan menjaga organisme tanah serta tidak merusak keseimbangan hayati di sekitar tanaman.

“Yang perlu dipahami pekebun adalah, gulma mana yang benar-benar membahayakan tanaman sawit dan mana yang sebenarnya tidak perlu dikendalikan secara agresif,” ujarnya, dikutip dalam laman FB resmi PPKS, Kamis (29/1/2026).

BACA JUGA: Penuhi Perjanjian Kerja Sama, PT Pipit Citra Perdana Paparkan dan Bagikan SHP KUB PMPL

 

Gulma yang Wajib Dikendalikan

Menurut Djend, gulma paling berbahaya bagi kelapa sawit adalah alang-alang. Gulma ini memiliki akar rimpang yang kuat dan mampu mengeluarkan senyawa eksudat yang mengganggu pertumbuhan tanaman di sekitarnya. Jika alang-alang sudah muncul di kebun, pengendalian menjadi keharusan.

“Karena sifat perakarannya, alang-alang harus dikendalikan dengan herbisida sistemik. Jika tidak, ia akan cepat menyebar dan menurunkan produktivitas sawit,” jelasnya.

Gulma merugikan lain yang perlu diwaspadai adalah gulma berdaun sempit seperti Dicanthium linearis, yang sering menjadi indikator kondisi tanah miskin unsur hara, terutama fosfat. Ciri khasnya adalah warna keunguan pada daun, yang menandakan rendahnya kandungan bahan organik tanah.

BACA JUGA: Potensi PAD Tembus Rp4 Triliun, DPRD Riau Wacanakan Pajak Air Permukaan Sawit di 2026

Selain itu, anakan kayu berakar tunggang seperti Clidemia hirta dan Melastoma malabathricum juga dinilai berbahaya. Gulma jenis ini bersaing langsung dengan tanaman sawit dalam menyerap air dan unsur hara, sehingga perlu dikendalikan menggunakan herbisida yang bekerja pada jaringan kambium.

 

Gulma yang Masih Bisa Ditoleransi

Di sisi lain, Djend menekankan bahwa tidak semua gulma harus dibersihkan. Beberapa jenis gulma justru dapat menjadi “teman” bagi tanaman sawit. Contohnya kelompok bayam-bayaman yang tumbuh di luar piringan pokok. Selama tidak menutup zona perakaran utama, gulma ini dapat membantu menjaga kelembapan tanah.

Gulma lain yang dinilai bermanfaat adalah pakis Nephrolepis biserrata. Tanaman ini bersifat epifit, akarnya tidak menembus jaringan pohon sawit, dan hanya menumpang hidup. Keberadaannya membantu menjaga kelembapan mikro dan mengurangi erosi tanah.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 28 Januari – 3 Februari 2026 Naik Rp. 56,72 per Kg 

“Gulma itu ada di mana-mana, tapi tidak semuanya merugikan. Beberapa justru membantu pekebun menjaga kondisi kebun agar lebih seimbang dan produktif,” kata Djend.

Djend menegaskan, kunci pengelolaan gulma di perkebunan kelapa sawit adalah pemahaman dan selektivitas. Pengendalian tidak harus dilakukan secara menyeluruh, melainkan difokuskan pada gulma yang benar-benar mengganggu pertumbuhan dan produksi.

Dengan pendekatan tersebut, pekebun tidak hanya menjaga produktivitas kelapa sawit, tetapi juga mendukung keberlanjutan kebun melalui ekosistem yang lebih sehat dan seimbang. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com