Kendati pertumbuhan perkebunan kelapa sawit masih dibayang-banyangi oleh industri tambang dan industri kayu/pulp & paper, namun secara siginifikan industri perkebunan kelapa sawit sangat berbeda, bila dibandingkan dengan sektor industri lainnya. Pasalnya, industri kayu mengambil hasil kayu dari pohon yang ditanamnya dan industri tambang mengambil hasil tambang yang berhasil ditambangnya.
Industri perkebunan kelapa sawit bisa mendapatkan hasil panen buah (Tandan Buah Segar/TBS) dari hasil penanaman pohon kelapa sawit yang berhasil dilakukannya. Apabila tidak menanam pohon kelapa sawit, maka perusahaan perkebunan kelapa sawit, tidak bisa mendapatkan hasil apapun. Lantaran, perusahaan perkebunan memiliki orientasi utama dari usahanya untuk menanam pohon kelapa sawit.
Di sisi lain, perkebunan kelapa sawit juga melibatkan masyarakat lokal dan sekitarnya, untuk terlibat aktif sejak awal pembangunan perkebunan kelapa sawit. Sebagai mitra perusahaan perkebunan kelapa sawit, masyarakat dilibatkan sejak awal sebagai petani kelapa sawit dalam perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk mengelola lahan yang mereka miliki.
BACA JUGA: BGA Wilayah 8A Adakan Kegiatan Donor Darah, Sekaligus Peringati HUT IDI ke 72
Selain itu, masyarakat lokal dan sekitarnya juga memiliki peluang besar untuk bisa bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai karyawan perusahaan. Pasalnya, perusahaan perkebunan kelapa sawit membutuhkan pula dukungan masyarakat guna melakukan operasional perusahaan yang dilakukan oleh karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Sebab itulah, peluang lapangan kerja dapat serta merta terbuka luas bagi masyarakat pedesaan yang jauh dari perkotaan.
Pemberdayaan perkebunan kelapa sawit yang terbentang dari Sabang hingga Merauke ini, dapat menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat yang memiliki tugas utama mengurangi kemiskinan dan menyejahterakan kehidupan masyarakat pedesaan. Sehingga tugas Presiden Jokowi dapat terbantu melalui pemberdayaan perkebunan kelapa sawit dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
BACA JUGA: RSPO Berbagi Informasi Prosedur Remediasi dan Kompensasi untuk Konservasi dan Restorasi Lingkungan
Sebab itu, penguatan petani kelapa sawit dalam melakukan praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan harus mendapatkan prioritas dan bantuan besar dalam kegiatannya. Bersamaan dengan pemberdayaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki tugas mulia untuk menanam pohon kelapa sawit sebagai sumber kehidupan di Indonesia dan dunia. (*)
