InfoSAWIT, JAKARTA – Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) menjadi referensi harga CPO yang berlaku pada 1-15 Mei 2023, berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 940 tahun 2023 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.
Pembelakuan beleid pemerintah sejak 1 Mei ini, ternyata berdampak negatif bagi sebagian besar emiten bisnis minyak sawit di Indonesia. Namun masih ada beberapa emiten yang menunjukkan kinerja penjualan saham positif hingga mencapai 3,90 persen.
Misalnya saja yang dialami PT Jaya Agra Wattie Tbk yang tercatat masih tumbuh hingga mencapai 3,90 persen pada perdagangan saham Rabu (3/5/2023).
BACA JUGA: Dikala Produksi TBS Sawit ANJ Naik, Produksi CPO Melorot
Harga perdagangan saham emiten dengan kode JAWA ini, dibuka pada harga Rp. 70 per lembar saham. Pada penutupan harga saham hari ini berhasil mencapai harga Rp. 80 per lembar saham, dengan volume perdagangan saham mencapai 1,38 juta lembar saham. (T1)
