Kemenkop UKM dan RSPO, Teken Kerjasama Penguatan Koperasi Petani Sawit Swadaya

oleh -3.394 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan RSPO teken kerjasama tentang penguatan dan pengembangan Koperasi Petani Sawit swadaya untuk percepatan implementasi sawit berkelanjutan Indonesia, Senin (10/7/2023) di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA – Sebagai upaya mewujudkan percepatan implementasi sawit berkelanjutan di Indonesia dan membawa lebih banyak lagi petani sawit swadaya Indonesia berpartisipasi dalam mengimplementasikan praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia meluncurkan program Nota Kesepahaman (MoU).

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) berkolaborasi merancang beberapa program MoU sedemikian rupa untuk memperkuat dan mengembangkan kelembagaan petani swadaya melalui koperasi petani swadaya di Indonesia, membantu serta mendukung petani sawit swadaya Indonesia agar memiliki kelembagaan yang lebih kuat dan sehat yang dapat memberikan nilai tambah bagi anggotanya, lingkungan dan masyarakat.

Diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, dengan adanya kerjasama ini dengan RSPO akan memperkuat korporatisasi petani sawit sekaligus memperkuat produksi kelapa sawit dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA: Di Kalbar Lahan Konsesi Sawit 3,4 Juta Ha, yang Memiliki HGU 1,9 Juta ha

Kerjasmaa ini kata Teten, selain memperkuat korporatisasi dan petani, bersama RSPO akan memperkuat produk-produk kelapa sawit (CPO) sampai nanti di tinglat  pasar. Terlebih  sawit merupakan salah satu keunggulan ekonomi domestik. Dimana para pelaku UMKM sektor sawit menyumbang 3,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dilakukan hilirisasi industri sawit, dengan mengoptimalkan produk-produk turunan dari kelapa sawit menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” kata Teten, saat memberikan sambutan pada penandatanganan MoU antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan RSPO, dihadiri InfoSAWIT, di Jakarta (10/7/2023).

Lebih lanjut kata Teten, bahwa Presiden menginginkan agar kelapa sawit di Indonesia tidak hanya diproduksi menjadi CPO saja, melainkan bisa diproduksi menjadi produk turunan lainnya yang lebih bernilai.

BACA JUGA: Empat Sub Holding PalmCo Catat kenaikan Produksi, Siap IPO di Akhir Tahun

“Pak Jokowi ingin ada hilirisasi, oleh karena itu perluasan kebun untuk perusahaan besar dikurangi agar mereka tidak memperluas kebun tapi memproses sawitnya menjadi produk,” tandas dia. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com