FPPB menyayangkan pendekatan PT. HIP yang cenderung menggunakan kekuatan dan melibatkan aparat keamanan untuk menyelesaikan masalah kemitraan. Mereka menghimbau kepada pihak kepolisian untuk memahami masalah kemitraan inti-plasma secara adil dan tidak mudah terlibat dalam penyelesaian konflik.
Sebab itu, FPPB menegaskan komitmen mereka untuk bersama-sama memperjuangkan hak-hak pemilik lahan dan mengundang dukungan dari berbagai pihak terkait. Mereka berharap agar penyelesaian masalah kemitraan ini dapat diupayakan secara adil dan transparan, memastikan pemenuhan hak-hak petani pemilik lahan dan mendukung keberlanjutan sektor perkebunan sawit di Kabupaten Buol.
Situasi kemitraan perkebunan sawit di Buol menjadi sorotan serius dan membutuhkan perhatian lebih lanjut dari berbagai pihak terkait agar konflik ini dapat diselesaikan secara damai dan adil. (T2)
