MPOC Optimis Harga Minyak Sawit di 2024 Diprediksi Rata-Rata RM 4000 per Metrik Ton

oleh -7.488 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pengolahan Crude Palm Oil (CPO)

InfoSAWIT,  PETALING JAYA – Pada Desember 2023, stok minyak sawit Malaysia tercatat turun sebesar 4,64%, mencapai level terendah dalam tiga bulan, sejalan dengan kecenderungan produksi minyak sawit secara umum. Lonjakan produksi akibat El Nino pada kuartal terakhir 2023 telah mendorong produksi minyak sawit Malaysia mencapai level tertinggi sejak 2018, naik sebesar 0,16 juta ton, dari 5,11 menjadi 5,27 juta ton, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.

Dalam keterangan tertulis MPOC yang diperoleh InfoSAWIT, senin (15/1/2024), kecenderungan produksi yang diamati pada kuartal keempat 2023 diperkirakan akan berlanjut hingga kuartal pertama 2024. Oleh karena itu, diproyeksikan bahwa produksi minyak sawit Malaysia pada 2024 akan mengalami pertumbuhan sebesar 1%, mencapai sekitar 18,75 juta ton.

Sementara mengenai harga minyak sawit pada 2024 masih tetap optimis, dengan perkiraan harga perdagangan rata-rata sebesar RM 4.000. Proyeksi positif ini didasarkan pada dinamika perubahan pasokan dan permintaan di Indonesia, yang bergerak menuju pola pertumbuhan negatif setelah penerapan B35 pada Agustus 2023.

BACA JUGA: Porsi DBH Sawit Dianggap Belum Penuhi Kebutuhan Pengembangan Sawit di Daerah

Adanya defisit produksi minyak sawit di Indonesia sebesar 0,24 juta ton menjadi gambaran, kombinasi konsumsi domestik yang meningkat untuk biodiesel dan makanan, tanpa pertumbuhan produksi yang sesuai, dapat menyebabkan defisit semakin membesar jika ekspor melebihi tingkat yang diproyeksikan.

Sementara menurut Oil World, produksi minyak dan lemak global untuk tahun 2023/24 diperkirakan akan meningkat sebesar 3,46 juta ton. Lantas, konsumsi diperkirakan akan meningkat sebesar 7,22 juta ton, didorong oleh peningkatan persyaratan mandat biodiesel di AS, Indonesia, dan Brasil. Sebagai hasilnya, dinamika minyak dan lemak dunia diperkirakan akan mengalami sedikit ketegangan pada paruh kedua tahun 2024.

BACA JUGA: Lowongan Kerja Union Sampoerna Triputra Persada (USTP), 18 Posisi Menanti Anda!

Untuk pasar kedelai, pada tahun pemasaran 2022/23, AS bertransisi dari menjadi pengekspor neto menjadi pengimpor neto minyak kedelai. Perubahan ini diharapkan akan berlanjut hingga 2023/24, dengan perkiraan impor neto minyak kedelai AS sebesar 22,000 ton, dibandingkan dengan ekspor neto sebesar 1,14 juta ton pada tahun 2019/20. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com