Koalisi juga menggarisbawahi pentingnya kebijakan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang harus memiliki kerangka perlindungan sosial dan lingkungan yang kuat. Raynaldo G. Sembiring, Direktur Eksekutif Indonesian Center for Environmental Law, menyatakan bahwa pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan pelaksanaan NEK berjalan transparan dan akuntabel.
Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif Celios, menutup diskusi dengan menyerukan partisipasi masyarakat dalam penyusunan kebijakan energi agar transisi energi ini dapat membawa masa depan yang berkelanjutan dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia. (T2)
